Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Superblok

Superblok
Sediakan Infrastruktur

Abun Sanda

Pembangunan sejumlah superblok di DKI Jakarta dan Surabaya menarik dikritisi. Kawasan bisnis dan hunian yang terintegrasi itu memang dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan, mereduksi polusi, dan menambah kenyamanan warga. Namun, hal itu perlu dicermati agar gambaran ideal tentang superblok tidak tercemar.

Jalan yang ideal bagi pembangunan superblok adalah membangun fasilitas mutlak untuk publik. Fasilitas itu bukan hanya dalam bentuk sambungan telepon, suplai air yang cukup, tempat rekreasi, dan belanja, tetapi dalam bentuk yang sangat bersahabat, yakni hutan kota, jalan tiga lajur yang diteduhi pohon-pohon pelindung, serta trotoar selebar tujuh meter bagi para pejalan kaki.

Tampaknya tidak mudah memenuhi harapan ini sebab membangun infrastruktur membutuhkan anggaran amat besar. Anggaran besar terutama untuk menghadirkan lahan untuk hutan kota, jalan, dan trotoar lebar. Komitmen kuat jelas dibutuhkan untuk memenuhi tekad ini.

Itu pula sebabnya mengapa tidak banyak pengembang bersedia membangun infrastruktur dan hutan kota. Beberapa pengembang besar menyatakan keengganan memenuhi "garis ideal" itu secara penuh tidak dilatarbelakangi sikap pelit, tetapi lebih pada pembengkakan investasi yang luar biasa. Biasanya penggelembungan investasi dibagi antar-pengembang dengan pengguna superblok. Namun, ini pun tidak mudah sebab pengguna superblok pasti akan mengeluhkan harga tinggi. Kalau sudah begini, superblok terancam tidak laku.

Sebaliknya, kalau pengembang menanggung semua fasilitas ideal superblok, ia pasti akan terengah membayar bunga bank atau mungkin bayangan keuntungan untuknya menguap sama sekali. Inilah beberapa hal yang kerap menyergap para pengembang.

Sepakat

Kalau ingin melihat masalah ini secara arif, pandangan para pengembang tersebut tidak keliru. Akan tetapi, masalahnya sekian tahun sebelum fenomena superblok muncul, kita sudah sepakat menghadirkan proyek superblok yang bagus, yang menyediakan jalan tiga lajur, trotoar tujuh meter, dan selokan yang terawat serta hutan kota.

Apabila muncul banyak masalah, terutama anggaran, para pengembang tidak perlu kehabisan akal. Pengembang bisa keluar dari masalah tersebut dengan beberapa formula. Pertama, mengerjakan proyek lebih efisien, memotong semua biaya tidak perlu, dan mengabaikan sama sekali permintaan pungutan liar (pungli).

Kedua, pemerintah hendaknya membantu mengurangi beban pajak sebab proyek ini bukan semata-mata untuk mempertebal kantong pengusaha, tetapi untuk memberi fasilitas kepada publik. Tanggung jawab kepada publik jelas banyak disandarkan pada pemerintah. Namun, untuk aspek yang ini perlu pula ada komitmen kuat dari pemerintah, tidak sekadar janji pepesan kosong.

Ketiga, mengajak para pembeli di superblok untuk mengerti bahwa harga di sentra bisnis dan hunian itu sedikit lebih mahal. Jika argumentasi yang disampaikan beralasan, mestinya tidak ada masalah. Namun, aspek ketiga ini hendaknya menjadi pilihan terakhir sebab membebankan harga mahal kepada konsumen, bagaimanapun ringannya beban itu, tidak populer dan tidak elok. Bukan lagi zamannya membebankan anggaran yang membengkak kepada konsumen.

Pesan dari tulisan kali ini adalah para pengembang hendaknya menyadari bahwa membangun superblok harus dikerjakan dengan sepenuh hati. Jika "asal selesai", pasti tidak asyik. Sebab, bagaimanapun besarnya laba yang diperoleh dan ramainya superblok itu, tetapi kalau tidak ditopang infrastruktur dan hutan kota, proyek tersebut bisa disebut gagal.

Hendak disampaikan di sini bahwa mengerjakan proyek superblok memang mengandung tujuan ideal. Warga mendapat kenyamanan, hemat energi, dan udara bersih. Selain itu, warga terbiasa berjalan kaki dari satu blok ke blok yang lain. Perjalanan itu pasti akan nyaman sebab didukung trotoar yang baik, pohon pelindung yang amat banyak, dan hutan kota yang rindang.

Di sisi lain, para pengembang akan mendapat nama harum karena membangun proyek bermutu. Nama harum ini pada ujungnya berdampak pada reputasi korporat.(as@kompas.com)


Jasa Online Desain dan Pemborong Rumah 021-73888872

Desain Rumah Minimalis Design Interior Eksterior Jasa Renovasi Bangunan Arsitektur Moderen Gambar 3D Animasi
Terima kasih telah membaca artikel tentang Superblok di blog Bangun Renovasi Rumah Cheria jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Artikel Terpopuler